|
ada sayup bisik yang mengusik
dari balik ombak dan riuh angin seakan menyembunyikan luka sepanjang garis cakrawala menenggelamkan airmata di antara palung dan gelombang entah akan sampai kemana atau ke telinga siapa seperti bisik senandung rindu pulang lantas kapalku tenang melaju ke tepian demi menanti kabar yang ke sekian (Balikpapan, 16 Januari 2008) |
| Mega January 17, 2009 06:10 PM PST aku suka puisi ini | ||
| Leave a Comment: |